Category: News

  • 40% Orang Indonesia Kurang Asupan Protein, Cukupi dengan Whey!

    40% Orang Indonesia Kurang Asupan Protein, Cukupi dengan Whey!

    RISET MENUNJUKKAN MASIH ADA KESENJANGAN ASUPAN PROTEIN

    Menurut riset yang dikutip pada 2026, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengungkap sekitar 116 juta penduduk Indonesia masih mengalami kekurangan asupan protein. Angka tersebut menunjukkan bahwa pemenuhan kebutuhan protein masih menjadi perhatian penting dalam pola makan masyarakat Indonesia.

    Meskipun protein dapat diperoleh dari berbagai sumber makanan seperti daging merah, daging putih, telur, ikan, dan susu, kebutuhan protein setiap individu dapat berbeda tergantung usia, aktivitas fisik, dan target kebugaran. Bagi penggiat fitness dengan kebutuhan protein yang lebih tinggi, whey protein dapat menjadi salah satu pilihan praktis untuk membantu melengkapi asupan protein harian.

    BERAPA BANYAK ASAM AMINO YANG DIBUTUHKAN TUBUH?

    Asam amino berperan penting dalam berbagai proses di dalam tubuh, termasuk sintesis protein, pemulihan, serta perbaikan dan regenerasi jaringan. Ketika tubuh mendapatkan beban latihan yang tinggi, kebutuhan nutrisi untuk mendukung proses pemulihan juga perlu diperhatikan.

    Tubuh membutuhkan 20 asam amino untuk membangun protein, dengan 9 di antaranya merupakan asam amino esensial (EAA) yang tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh sehingga perlu diperoleh dari makanan.

    Karena itu, kualitas dan jumlah protein yang dikonsumsi menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kebutuhan nutrisi, terutama bagi individu yang aktif berolahraga.

    PROTEIN REAL FOOD DAN KEBUTUHAN MAKRO NUTRISI

    Pada dasarnya, real food seperti daging, ikan, telur, dan susu merupakan sumber protein dan asam amino yang baik. Namun, setiap sumber protein memiliki komposisi makronutrisi yang berbeda.

    Bagi individu yang sedang menjaga asupan kalori, lemak, dan protein secara lebih terukur, whey protein dapat menjadi alternatif praktis untuk membantu memenuhi kebutuhan protein tanpa harus menambah porsi makanan dalam jumlah besar.

    MuscleTech hadir dengan beberapa pilihan whey protein yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan target fitness masing-masing.

    MUSCLETECH WHEY, PELENGKAP PROTEIN YANG PRAKTIS

    NITRO-TECH WHEY

     

    MuscleTech Nitro-Tech Whey Protein merupakan whey protein yang diformulasikan dengan kombinasi protein whey dan 3 gram creatine monohydrate per sajian, serta menyediakan protein untuk membantu memenuhi kebutuhan protein harian.

    Dengan kombinasi protein dan creatine tersebut, Nitro-Tech dapat menjadi pilihan bagi kamu yang sedang menjalani program latihan untuk mendukung pertumbuhan dan pemeliharaan massa otot serta performa latihan.


    NITRO-TECH WHEY GOLD

    MuscleTech Nitro-Tech Whey Gold merupakan whey protein yang menggunakan kombinasi whey protein isolate dan whey peptides. Proses hidrolisis pada sebagian protein menghasilkan peptida yang lebih kecil dan dapat membantu proses pencernaan protein.

    Nitro-Tech Whey Gold juga tersedia dalam berbagai pilihan rasa seperti strawberry, vanilla, dan cookies & cream, sehingga cocok bagi kamu yang ingin memiliki lebih banyak variasi dalam konsumsi whey protein sehari-hari.


    NITRO-TECH RIPPED

    MuscleTech Nitro-Tech Ripped merupakan whey protein yang diformulasikan untuk mendukung kebutuhan protein sekaligus program pengelolaan berat badan.

    Produk ini mengandung 30 gram protein per sajian serta dilengkapi bahan tambahan seperti L-carnitine dan ekstrak Coffea canephora robusta. Nitro-Tech Ripped dapat menjadi pilihan bagi kamu yang sedang menjalani program cutting dan ingin tetap memenuhi kebutuhan protein selama mengatur asupan kalori.


    ISO WHEY

    MuscleTech Iso Whey Isolate merupakan whey protein berbasis whey protein isolate dengan kandungan 25 gram protein per sajian.

    Whey isolate diproses lebih lanjut dibandingkan whey concentrate sehingga umumnya memiliki kandungan protein lebih tinggi serta kadar lemak dan karbohidrat yang lebih rendah. Karena itu, Iso Whey dapat menjadi pilihan bagi kamu yang ingin lebih memperhatikan asupan makronutrisi dalam program latihan.


    ISO WHEY CLEAR

    MuscleTech Iso Whey Clear menawarkan pengalaman minum whey yang berbeda dari whey protein creamy pada umumnya.

    Dengan tekstur yang lebih ringan dan karakter minuman yang lebih fresh, Iso Whey Clear dapat menjadi pilihan bagi kamu yang kurang menyukai tekstur whey creamy. Produk berbasis whey isolate juga dapat membantu memenuhi kebutuhan protein dengan tetap memperhatikan asupan kalori harian.


    100% GRASS-FED WHEY

    MuscleTech 100% Grass-Fed Whey menggunakan whey protein yang berasal dari sapi yang diberi pakan rumput. Produk ini dapat menjadi pilihan bagi kamu yang ingin melengkapi kebutuhan protein dengan whey yang memiliki pendekatan formula lebih sederhana.

    Dengan kandungan protein yang mendukung kebutuhan nutrisi sehari-hari, Grass-Fed Whey cocok digunakan sebagai bagian dari pola makan seimbang dan program latihan yang konsisten.

    WHEY PROTEIN UNTUK MENDUKUNG PERFORMA LATIHAN

    Whey protein ideal dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan untuk membantu memenuhi kebutuhan protein harian. Banyak orang memilih mengonsumsinya setelah latihan karena praktis dan mudah dikombinasikan dengan rutinitas olahraga.

    Namun, waktu konsumsi whey dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan pola makan masing-masing individu.

    Untuk mendukung rangkaian kebutuhan nutrisi sebelum dan sesudah latihan, MuscleTech juga memiliki berbagai produk pendukung seperti MuscleTech Vapor X5 dan MuscleTech Euphoriq sebagai pilihan pre-workout, serta MuscleTech Platinum 100% EAA+ dan MuscleTech 100% Glutamine untuk melengkapi kebutuhan nutrisi di sekitar sesi latihan.

    Jika kamu masih bingung menentukan whey yang sesuai dengan target latihan, kamu dapat melihat koleksi whey protein MuscleTech Indonesia dan memilih produk berdasarkan kebutuhan protein, target kalori, preferensi rasa, serta program latihanmu.

    Sumber

    Jumlah persentase warga Indonesia kurang protein

    Riset kebutuhan asam amino untuk tubuh

  • Apa Itu Whey Protein?

    Apa Itu Whey Protein?

    Kesadaran akan olahraga dan konsumsi whey protein di Indonesia semakin tinggi. Menurut riset, sebanyak 45,41% penggiat fitness dan pemula telah mengonsumsi whey protein per tahun 2024. Sementara dari data penjualan melalui e-commerce, kategori sport & performance nutrition juga menunjukkan tingginya permintaan terhadap produk nutrisi olahraga.

    Dalam kandungan whey protein terdapat asam amino yang berperan dalam mendukung proses sintesis protein otot dan pemulihan setelah latihan. Whey protein juga dapat menjadi pilihan praktis bagi individu yang sedang menjalani program bulking, cutting, maupun sekadar ingin memenuhi kebutuhan protein harian.

    Apa itu whey?

    Whey protein adalah sumber protein berkualitas tinggi yang berasal dari susu dan merupakan salah satu produk samping dalam proses pembuatan keju. Whey kemudian diproses dan dikonsentrasikan menjadi bubuk tinggi protein yang mengandung berbagai asam amino esensial yang dibutuhkan oleh tubuh.

    Asam amino tersebut dibutuhkan tubuh untuk mendukung pemulihan otot dan proses pembentukan massa otot, terutama ketika kebutuhan protein meningkat akibat aktivitas fisik yang tinggi. Inilah alasannya mengapa pemilihan whey protein sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan dan target latihan.

    Whey protein juga tersedia dalam berbagai jenis dengan kandungan protein, kalori, lemak, karbohidrat, dan laktosa yang berbeda. Untuk memahami pilihan yang tersedia, berikut jenis-jenis whey protein yang perlu kamu ketahui.

    Kandungan dalam Whey

    Whey protein memiliki profil asam amino yang lengkap, termasuk alanin, arginin, asam aspartat, sistein, glutamin, glisin, histidin, isoleusin, dan leusin.

    Leusin merupakan salah satu asam amino yang berperan penting dalam proses sintesis protein otot. Karena itu, kandungan dan kualitas protein menjadi salah satu hal yang penting diperhatikan ketika memilih produk whey protein.

    Jenis Whey Protein

    Whey Konsentrat

    Whey konsentrat umumnya memiliki kadar protein sekitar 70–80%, dengan kandungan lemak dan karbohidrat yang masih lebih tinggi dibandingkan whey isolat. Teksturnya cenderung lebih creamy dan dapat menjadi pilihan bagi pemula yang baru mulai mengonsumsi whey protein.

    Salah satu pilihan whey protein yang dapat dipertimbangkan adalah MuscleTech Nitro-Tech Whey Protein, yang menggunakan kombinasi whey protein sebagai bagian dari formulanya.

    Whey Isolat

    Berbeda dengan whey konsentrat, whey isolat melalui proses penyaringan lebih lanjut sehingga kandungan proteinnya dapat mencapai sekitar 90% dengan kadar lemak dan karbohidrat yang lebih rendah. Whey isolat dapat menjadi pilihan bagi individu yang ingin mengontrol asupan makronutrisi atau mencari produk dengan kandungan laktosa yang lebih rendah.

    Untuk pilihan whey protein berbasis isolat, kamu dapat melihat MuscleTech Iso Whey Protein yang tersedia dalam koleksi produk MuscleTech Indonesia.

    Whey Protein Hidrolisat

    Whey protein hidrolisat telah melalui proses hidrolisis yang memecah sebagian protein menjadi rantai peptida yang lebih kecil. Proses tersebut membuat whey hidrolisat lebih mudah dicerna oleh sebagian orang dan dapat menjadi pilihan bagi mereka yang mencari jenis whey dengan proses pengolahan lebih lanjut.

    Whey Campuran

    Whey protein campuran atau blend merupakan produk yang menggabungkan lebih dari satu jenis sumber whey protein, seperti whey concentrate dan whey isolate. Jumlah protein per sajian bergantung pada formulasi masing-masing produk.

    Whey blend dapat menjadi pilihan praktis bagi pemula maupun individu yang ingin menambah asupan protein dalam pola makan sehari-hari.

    Siapa saja yang cocok meminum whey?

    Whey protein dapat menjadi pilihan praktis bagi:

    • Pemula yang mulai menjalani program olahraga
    • Atlet dan binaragawan
    • Individu yang sedang menjalani program diet atau penurunan berat badan
    • Individu yang sedang membangun massa otot
    • Individu dengan kebutuhan protein yang lebih tinggi
    • Siapapun yang ingin memenuhi kebutuhan protein harian secara praktis

    Namun, whey protein bukan pengganti pola makan seimbang. Kebutuhan protein tetap sebaiknya dipenuhi melalui kombinasi berbagai sumber makanan sesuai kebutuhan masing-masing.

    Kapan waktu terbaik mengonsumsi whey?

    Waktu konsumsi whey protein dapat disesuaikan dengan kebutuhan, pola makan, dan toleransi masing-masing individu. Whey dapat dikonsumsi sebagai bagian dari asupan protein harian, termasuk sebelum maupun setelah latihan.

    Sebagian orang memilih mengonsumsi whey sekitar 30–60 menit sebelum latihan atau setelah latihan. Namun, jika konsumsi whey sebelum latihan membuat perut terasa begah atau kembung, waktu konsumsinya dapat disesuaikan dengan kondisi tubuh.

    Selain whey protein, kebutuhan nutrisi sebelum latihan juga dapat didukung dengan produk olahraga lainnya. MuscleTech Platinum 100% EAA+ dapat menjadi pilihan untuk asupan essential amino acids (EAA), sedangkan MuscleTech Vapor X5 merupakan pre-workout yang dapat digunakan sebelum sesi latihan.

    Untuk melihat berbagai pilihan whey protein MuscleTech Indonesia berdasarkan kebutuhan dan target latihan, kamu dapat melihat koleksi produk MuscleTech yang tersedia.

    Sumber

    Kandungan whey protein

    Riset konsumsi whey

    Jenis protein